RSS

Antara Saudi dan Iran

23 Mei

Berbicara tentang sebuah realita memang harus didasari ilmu. bagaimana jadinya jika ternyata seseorang salah dalam berbicara tentang sebuah realita? tentu kekonyolanlah yang akan ia dapatkan. Terlebih ketika realita tersebut memang sudah menjadi suatu yang umum diketahui semua kalangan.

Kiranya inilah yang sering menimpa sebagian saudara-saudara kita kaum muslimin, dimana mereka sering salah dalah menyikapi sebuah realita yang sebenarnya sudah jelas keadaannya, sebagaimana jelasnya rembulan purnama dimalam yang cerah.

Diantaranya adalah ketika menyikapi daulah Saudi Arabiyah yang dipenuhi kebaikan. Padahal dengan sangat jelas kebaikannya dapat dirasakan semua kalangan, baik bagi mereka yang berada di negeri tersebut atau yang berada di luar, tak terkecuali kaum muslimin yang berada di Indonesia. diantara kebaikannya untuk masyarakat Indonesia adalah :

1. bantuan untuk saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Aceh Darussalam dalam jumlah yang sangat besar.

2. Bantuan dana untuk pembangunan masjid di daerah Palu senilai 900 juta.

3. dan masih banyak lagi yang tidak mungkin kami sebutkan satu per satu.

Demikian pula bantuannya untuk saudara-saudaranya yang tertimpa bencana di berbagai negeri dibelahan dunia:

1. Untuk saudaranya yang tertimpa musibah di daerah Gaza dalam jumlah yang sangat besar. Bahkan himbauan ini langsung dari raja Abdullah.

2. dan masih banyak lagi yang sekali lagi; tidak bisa kami sebutkan satu persatu dalam tulisan yang terbatas ini.

Berbeda halnya dengan Iran, sebuah negara yang sejak awal munculnya sudah memikul sejarah buram.

1. Iran atau yang juga disebut sebagai Persia adalah basis orang-orang majusi, para penyembah api.

2. Iran yang padanya terdapat sebuah daerah yang bernama Ashbahan adalah basis bagi orang-orang yahudi dan akan menjadi pengikut Dajjal. sebagaimana yang telah dijelaskan nabi kita didalam haditsnya yang shahih.

Yang lebih ‘mengagumkan’ ternyata Iran adalah salah satu negara yang banyak ‘mengoleksi’ bangsa Yahudi.

3. Iran adalah markas besar bangsa Syi’ah Rafidhah dengan ‘pimpinan’ nya: Ayat Syaithan Al-Khumaini.

Semoga Allah melindungi kita semua dari fitnah Majusi, Yahudi, dan Syi’ah.

Itulah sebagian kecil dari potret buram negara Iran yang dieluh-eluhkan sebagian kalangan sebagai negara Islam.

Bahkan sampai hari ini keloyalan mereka terhadap bangsa Yahudi sangatlah jelas, tentunya bagi mereka yang selalu memperhatikan waqi’ / realita yang terjadi tidak akan mengingkarinya, cukuplah ini sebagai bukti, ini juga, ini juga, ini juga, ini juga, ini juga, ini juga.
dan masih banyak lagi…….

Walaupun secara Zhahirnya ia selalu mengecam Yahudi dan kebijakannya, ternyata….. subhanallah.

—————————————–

Diriwayatkan dari Abubakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada kami.

“Artinya : Dajjal akan keluar dari bumi ini di bagian timur yang bernama Khurasan. ” (HR. At – Tirmidzi)

“Akan mengikuti Dajjal dari kaum Yahudi Ashbahan (sebuah kota di Iran) 70.000 orang, (tanda) mereka memakai thayalisah (sejenis kain yang dipakai di pundak).” (HR. Muslim no. 2944)

Komunitas Yahudi Ashbahan :

Berdasarkan keterangan dari peta, secara geografis Ashbahan terletak di provinsi Ishfahan di Iran modern. Tepatnya di sebelah barat provinsi Khurasan. Di provinsi Ishfahan sendiri terdapat kota bernama Ishfahan. Menurut Abu Nu’aim, salah satu desa yang masuk dalam daerah Ishfahan ada yang bernama al-Yahudiyyah karena penduduknya khusus orang Yahudi sampai zaman Ayyub bin Ziyad penguasa Mesir pada masa Khalifah Al-Mahdi ibnul-Manshur al-Abbasi. Pada zaman itu kaum muslimin mulai masuk ke desa itu sehingga orang – orang yahudi terdesak.

Pada waktu penaklukan Persia oleh Khalid bin Walid dan Sa’ad bin Abi Waqqas, para sahabat menjumpai komunitas yahudi di Persia. Para tentara Islam sempat bertemu dengan komunitas Yahudi tersebut. Abu Nu’aim meriwayatkan dalam buku berjudul Tarikh Ashbahan (hlm. 387-388). “Ketika kami menaklukkan Ashbahan, maka jarak antara laskar kami dengan Yahudi hanya satu farshakh. Kami mendatangi tempat itu dari arah yang sesuai dengan pilihan kami. Pada suatu hari saya datang ke sana, ternyata orang – orang yahudi sedang berpesta dan memukul gendang. Lalu, saya bertanya pada teman saya dari golongan mereka. Kemudian dia menjawab, “Raja kami yang kami mintai pertolongan untuk mengalahkan bangsa Arab sedang tiba…”

Teks di atas menunjukkan bahwa komunitas Yahudi di Ishfahan atau Ashbahan masih ada. (Dari buku Armageddon peperangan akhir zaman
Oleh Wisnu Sasongko, Haris Kurniawan
)

Ibnu Katsir berkata, “Maka Dajjal akan mulai muncul dari Ashbahan, dari suatu kampung yang bernama Al- Yahudiyyah. ” [An-Nihayah fil Fitan wal Ma-lahim 1: 128 dengan tahqiq DR. Thaha Zaini]

Dari haulasyiah.wordpress.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 23, 2009 in Firaq

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s