RSS

Bukan Internet Marketing

15 Apr

Mungkin ada yang pernah mendengar istilah bisnis seperti Arisan berantai, internet marketing dan istilah bisnis sejenis yang ajakannya tidak pernah jauh dari kegiatan membuat / mencari jaringan dan saling transfer.

Berhati – hatilah, karena pada dasarnya bisnis itu hanya mengajarkan kita menjadi pengemis, hanya medianya berbeda. Seperti yang kita ketahui, bisnis ini pada dasarnya kita di minta mentransferkan sejumlah uang dengan cara “adil”, katanya. Selanjutnya seseorang yang sudah mentransferkan sejumlah unag tersebut dibolehkan menggunakan formula yang diberikan untuk mendapatkan (meminta) sejumlah uang kepada orang lain dengan membentuk jaringan.

Saya teringat, waktu 4 tahun yang lalu ada 4 lembar fotocopian, yang berisi formula arisan berantai, ikatan janji, 1 lembar foto copyan rekening, dan 1 lembar kosong yang kita isi.

Membaca itu awalnya saya benar – benar kaget dan melihat sungguh suatu bisnis yang “mudah” sekali untuk menjadi kaya. Hati saya sempat tergoda, mata saya menjadi berbinar dan saya sempat tergerak untuk mempraktekan formula yang ada difotcopyan ini dengan alasan, toh saya kan berlaku “adil”, sesuai perjanjian yang tertulis.

Tapi syukur alhamdulillah Allah membuka hati saya, dan mencegah saya untuk mempraktekannya, semua itu disebabkan tiba – tiba saya teringat akan hadist haramnya meminta – minta. Yaa, praktek ini tidak lain adalah kegiatan meminta – minta atau mengemis dengan di bungkus hal – hal yang menggiurkan dan “keadilan”.

Diriwayatkan dari Shahabat Qabishah bin Mukhariq al-Hilali rodhiyalloohu’anhu, ia berkata,’Rosulullooh Shollalloohu’alaihi wa Sallam bersabda :

“Wahai Qabishah! Sesungguhnya MEMINTA-MINTA TIDAK DIHALALKAN kecuali bagi salah seorang dari tiga macam :
Pertama, Seseorang yang menanggung hutang orang lain (diyat/tebusan), ia boleh meminta-minta sampai ia melunasinya, kemudian ia berhenti (tidak minta-minta lagi). Kedua, seseorang yang ditimpa musibah yang menghabiskan hartanya, ia boleh meminta-minta sampai ia mendapatkan sandaran hidup, dan Ketiga Orang yang ditimpa kesengsaraan hidup sehingga ada tiga orang yang cerdik pandai (ulama/ustadz :pen) dari kaumnya mengatakan, ‘Si Fulan telah ditimpa kesengsaraan,’ ia boleh meminta-minta sampai ia mendapatkan sandaran hidup.

Meminta-minta selain tiga hal itu, wahai Qabishah adalah HARAM dan orang yang memakannya adalah memakan yang HARAM.” (HR. al-Hakim)

“Barangsiapa meminta harta orang lain untuk memperkaya diri (bukan karena kebutuhan), maka sesungguhnya ia hanyalah MEMINTA BARA API. Karenanya silahkan ia meminta sedikit atau banyak.” (HR. Muslim)

“Seseorang senantiasa minta-minta kepada orang lain hingga ia akan datang pada hari Kiamat dengan tidak ada sekerat dagingpun diwajahnya.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

“Maksudnya bahwa pada hari Kiamat ia akan dikumpulkan dihadapan Alloh dalam keadaan wajahnya hanya tulang (tengkorak) saja, tidak ada daging padanya. Hal itu sebagai hukuman baginya dan sebagai tanda dosa baginya ketika didunia ia selalu minta-minta dengan wajahnya TANPA MALU” (Syarah Shahiih Muslim (VII/130) oleh Imam an-Nawawi rohimahullooh)

Saya membayangkan fotocopyan bahwa ini sungguh jeratan syaitan, waktu saat itu saya sudah bekerja dan berpenghasilan 2 jt / bulan. Tapi melihat lembar fotocopyan itu, saya seperti terserat dalam arus khalayan bahwa saya bisa pensiun dini dan tidak perlu bekerja lagi. Tapi ternyata, bahwa kertas fotocpyan itu menawarkan bara api neraka.

Saya menulis hal ini disebabkan keprihatinan, kini bisnis ini semakin merajalela menjelma dan mengiklankan dirinya di dunia Internet terkadang dengan menggunakan istilah Internet Marketing. Seperti itukah Internet Marketing??

Bahkan, karena memiliki modal besar dan ingin mendapatkan lebih, orang yang haus akan uang yang lebih banyak ini mengiklankan bisnis haram ini di facebook, di detik.com, dan portal – portal terkenal.

Nasehat saya, bertawakalah kepada Allah, dan bekerjalah dengan cara halal. Setiap keringat dari bekerja kita tidak diniatkan untuk mendapatkan kekayaan, tapi sebagai ibadah kita kepada Allah.

Berhatilah – hatilah dari jebakan – jebakan yang disebarkan oleh syaitan demi menjebak kita.

Wallahu’alam.

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada April 15, 2009 in tulas -tulis

 

3 responses to “Bukan Internet Marketing

  1. sakainget

    Juni 6, 2009 at 9:52 am

    bener banget tuh sob…..
    emg musti ati2 dengan modus2 penipuan jaman sekarang
    mereka banyak yg ‘menyamar’

     
  2. ranggaym

    Agustus 9, 2009 at 6:47 am

    Ya Allah…
    Astaghfirullah…
    gak boleh dong minta-minta makanan ke temen sekolah?

     
  3. Roni

    November 24, 2009 at 7:54 pm

    Setuju bgt, saya hampir tertipu sama si felix, untung saja saya iseng iseng search di google dengan keyword :hati hati penipuan bisnis internet, dan hasilnya ternyata memang benar, semua itu cuma kebohongan,

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s