RSS

Mengenal Base64 Encoding (Bagian 1)

25 Mei

Di artikel sebelumnya saya mencontohkan penggunaan Base64 dimana fungsinya menyimpan informasi data binary ke dalam bentuk teks. Tapi apa Base64 itu sendiri, kenapa dinamakan Base64 dan bagaimana cara bekerjanya ??.

Hebat yaa kalau waktu di perkuliahan kita bisa begini, sekali bertanya langsung tiga pertanyaan. Tapi saya pengalaman jadi mahasiswa tahu bagaimana susahnya (malesnya🙂 ) cari pertanyaan kalau ditanya dosen “Ada pertanyaan ?”, makanya hebat sekali langsung bisa bertanya tiga pertanyaan sekaligus. Tapi gimana yaa perasaan sang dosen kalau dia ditanya tiga pertanyaan sekaligus kayak begini ?? Gak tahu.

Tapi karena pertanyaan ini saya sendiri yang menyusunnya maka akan saya jawab sendiri karena toh saya tulis pertanyaan itu karena saya yakin punya jawabannya dan yakin jawabannya itu benar (kalau salah dikoreksi yaa).

Pertanyaan : Apa itu base64 ??
Jawaban :

Buka browser terus ketik URL http://www.google.com, lalu di kotak isian ketik “Base64” tekan tombol cari dan tunggu, setelah keluar daftar URL yang banyak, cari disana mudah – mudahan ada URL yang sreg di hati lalu dibuka dan disana aja penjelasan base64. Hahahaha, Gubraggg.

Base64 adalaahh …. titik titik titik … titik.

Serius ahh! bercanda teruss.

Base64 adalah metoda yang digunakan untuk melakukan encoding (penyandian) terhadap data binary sehingga menjadi “printable” atau pendek katanya data binary disandikan menjadi format 7-bit character semacam bagian isi email.

Ingat bedakan antara encoding (penyandian) dengan encrypted (enkripsi), walaupun keduanya fungsinya nyaris sama. Akan saya jelaskan nanti apa bedanya encoding dan encrypted.

Intinya begini, ada satu baris data binary tapi ingin digabung dengan data teks dan atau dikirim dalam format teks, maka data binary itu tidak akan bisa menghasil informasi yang jelas sebelum di encode/sandi dulu ke format teks.

Kenapa dinamakan Base64, apakah ini base 64. Sebelum saya jelaskan mungkin sudah mengenal apa itu data binary yang selalu saya sebut – sebutkan diatas? Betul, data binary adalah istilah untuk base 2.

Di dunia ini, manusia sebagian besar terbiasa dengan angka base 10 atau lebih dikenal dengan decimal, dimana suatu nilai disusun dari 10 karakter yang terdiri dari 0 – 9.

Begitu juga base 2 atau binary, dimana nilai angka ini disusun hanya oleh 2 karakter yaitu 0 dan 1.

Lalu kenapa ada base 2, padahal manusia hanya menggunakan base 10. Karena sang kompor (mesin/komputer) hanya mengenal 0 dan 1. Atau istilahnya off dan on. Di chip semua proses hanya terdiri dari apakah on atau off (tidak ada yang lain) yang direfresentasikan ke dalam nilai 0 dan 1. Maka munculah base 2. Jadi kemunculannya karena kebutuhan tersebut.

Berikutnya muncul base 8 dan base 16, atau octal dan hexadecimal. Dua base ini saya jelaskan di artikel lain. Karena fokus kita disini adalah Base64.

Jadi Base64 ini muncul akan kebutuhan suatu encoding yang bisa mengubah serangkaian data binary menjadi format yang bisa di cetak normal, atau “printable”.

Dan intinya adalah Base64 adalah base 64 yang disusun oleh 64 karakter, dimana karakternya (berdasarkan : RFC 1421) terdiri dari (A-Z, a-z, 0-9, +, /) atau “ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZabcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789+/”. Tapi ada satu karater tambahan yaitu “=”, yang fungsinya untuk menggenapkan atau istilahnya sebagai pengisi pad.

Lalu kenapa dinamakan Base64 ?? Mungkin si penemu ini langsung aja memberi nama encoder (penyandi) ini dengan nama Base64 karena fungsinya menyandikan data binary kedalam base 64. Yaa intinya penamaan itu terkadang keinginan si penemunya saja. Hehehee.. (Kalau gak puas maaf yaa..)

Di artikel selanjutnya akan dijelaskan cara bekerjanya, karena kalau disini kepanjangan nanti artikelnya.

Bagian 2

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Mei 25, 2008 in Encoding, tulas -tulis

 

Tag: ,

4 responses to “Mengenal Base64 Encoding (Bagian 1)

  1. sx4l1

    Februari 8, 2009 at 5:34 pm

    thanx linknya di echo. ini cukup membantu bung.
    salam kenal dari saya.

     
  2. chandra

    Maret 14, 2009 at 9:36 am

    kalo ada minta implementasi source code base 64 donk, pake visual C#…yg saya punya itu pake library yg uda disediain sama windows,,jadi ga keliatan prosesnya…..trims sebelumnya,,

     
  3. Femmy Maharany

    April 3, 2012 at 11:56 am

    kalau muncul tulisan seperti ini setelah ganti tema itu kenapa ya? Warning: base64_decode() has been disabled for security reasons in /home/resepfem/public_html/wp-content/themes/kitchen_wordpress_theme/functions.php on line 73

    mohon bantuannya.. makasih

    ====== JAWAB ========

    Itu function di PHP Ini atau di disable sama Hardened-PHP.

     
  4. Underware

    September 4, 2012 at 4:23 pm

    Ijin bookmark gan….

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s