RSS

Janin diketahui jenis kelaminnya dengan USG ?

23 Agu

Pro kontra memang, apakah janin bisa diketahui jenis kelaminnya ketika di dalam kandungan pada waktu USG ?? Ada yang mengatakan ya, karena zamannya teknologi maju, ada juga yang mengatakan tidak karena rahim adalah hal yang ghaib.

Sebenarnya permasalahan ini, terutama dikalangan umum, jika kita runut terlebih dahulu dari awal, boleh jadi  berasal dari foto-foto yang sering muncul di majalah-majalah ibu hamil dan menyusui. Diantara kita pasti ada yang pernah melihat foto suatu janin atau bahkan melihat foto – foto perkembangan janin. Saya punya pengalaman, ketika isteri saya hamil pertama kali, dia dipinjamkan oleh saudaranya,  majalah yang berisi tumbuh kembang janin selama 9 bulan didalam rahim. Foto – foto itu begitu fantastis, bahkan memperlihatkan dengan jelas tubuh dari sang janin.

Isteri saya takjub ketika meilhat foto – foto tersebut, bagaimana hebatnya teknologi yang mampu memotret janin yang dalam kandungan dan menyajikan dalam sebuah foto. Tapi saya sendiri percaya langsung begitu saja, secara yang saya yakini suatu foto hanya bisa terbentuk jika ada pantulan cahaya, padahal sudah dijelaskan dalam al-Quran bahwa rahim tempat bayi itu gelap gulita :

Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan.” (QS. Az Zumar)

Jadi bagaimana mungkin bisa memotret kalau tidak ada cahaya yang bisa masuk atau keluar. Saya katakan kepada isteri saya saat itu bahwa hal tersebut mustahil, bagi saya saat itu penjelasan yang masuk akal adalah bahwa itu hanyalah ilustrasi menggunakan grafis komputer, meski foto tersebut terlalu sempurna untuk bisa di hasilkan lewat grafis komputer.

Tapi, alhamdulillah saya mendapatkan penjelasan yang nyata. Dalam sebuah buku tumbuh kembang janin dijelaskan dari mana awal mula foto – foto  janin tersebut bisa disajikan.  Di buku itu dijelaskan, bahwa foto – foto ini diambil oleh seorang peneliti selama 5 tahun di sebuah Rumah Sakit dari janin – janin yang keguguran ataupun aborsi.  Dia memotret setiap tahapan – tahapan janin tersebut.

Kini jelas sudah, bahwa foto – foto janin yang seperti mempelihatkan nyata, tidak pernah diambil langsung dari rahim, tapi adalah janin yang sudah diluar rahim. Ini mirip foto-foto luar angkasa, dimana semuanya itu baru perkiraan.  Sekarang jelaslah kita tahu, bahwa tidak mungkin melihat janin yang sedang dalam rahim kecuali janinnya memang ada diluar.

Lalu  bagaimana USG bisa memotret janin yang ada dalam rahim. Pada dasarnya USG tidak pernah memotret, tapi USG hanya memperkirakan bentuk janin menggunakan pantulan suara, seperti kelelawar yang terbang di malam hari, dia menggunakan suara ultrasonicnya untuk bernavigasi ataupun mendapatkan bentuk dari makanan yang diincarnya.

Karena semuanya hanya kira-kira, seperti si buta yang berjalan dengan menggunakan alat pantul suara ke telinganya, pastinya tidak akan memperlihatkan keadaan bentuk sebenarnya.

Saya tidak pernah menapikan adanya USG, menyatakan kemustahilannya. Saya punya dua anak, yang paling besar baru berumur 1 tahun 6 bulan. Anak saya dua – duanya di USG, yang pertama dorongan dari diri sendiri, yang kedua atas saran bidan karena sepertinya kandungannya agak bermasalah.

Saya meminta isteri saya di USG itu bukan untuk melihat jenis kelamin janin yang dikandung isteri saya, tapi sekedar ingin melihat kondisi kandungannya. Karena menurut saya inilah manfaat utama USG. Pertama, dalam fikiran saya, USG bisa mengetahui kondisi air ketuban.

Ada perbedaan bentuk antara suara dan cahaya. Suara lebih sensitif terhadap kandungan air dibandingkan cahaya karena suara pangjang gelombangnya lebih pangjang dan frekuensinya lebih rendah dibandingkan cahaya, itulah mengapa kapal selam menggunakan suara bukan camera.

Kembali ke air ketuban, Pertama harapan saya dengan meng USG adalah dengan USG diharapkan dokter bisa mengetahui kualitas air ketuban janin yang dikandung isteri saya. Kedua, diaharapkan dokter bisa memprediksi dan menghitung denyut nadi dari janin yang dikandung. Sehingga bisa diketahui adanya masalah atau tidak.

Bagi saya itulah manfaat USG, coba tanyakan kepada hati mu sendiri, apa sih manfaat mengetahui jenis kelamin dengan USG ?? Tidak, sama sekali tidak ada manfaatnya, malahan hanya menambah kerusakan.

hati tidak bisa dibohongi

Bukankah sudah sering terjadi, disebabkan “tebak – tebakan” dokter soal jenis kelamin, kelahiran anak jadi tidak begitu menggembirakan lagi, karena tidak “sesuai” dengan rencana semula.

Berapa banyak orang yang menggugurkan kandungannya ketika mendapatkan “informasi” jenis kelamin dari anak yang dikandungnya tidak sesuai dengan yang diharapakan. Bagi saya bukan informasi, tapi ramalan. USG itu ibarat ilmu perbintangan, jika kita salah menggunakan maka hanya akan menjerumuskan kita pada kerusakkan.

Saya lebih senang tidak mengetahui jenis kelamin yang dikandung isteri saya, bahkan ketika di USG, saya katakan kepada dokternya langsung bahwa saya tidak mau tahu jenis kelaminnya.

Apakah dia mempunyai pengetahuan tentang yang ghaib, sehingga dia mengetahui (apa yang dikatakan)?” (QS. An-Najm : 35)

Bagi saya, kelahiran anak ibarat malam pengantin, ketidaktahuan malah memberikan kebahagiaan tersendiri :)

Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.”  (QS. An-Najm : 32)

Pengetahuan itu hanyalah milik Allah. Cukuplah kita mengetahui hal – hal yang bermanfaat.

Bagi saya, ada suatu hal yang lebih bermanfaat dibandingkan mengetahui jenis kelamin. Seperti sebuah penelitian yang meneliti pengaruh suara terhadap janin. Penelitian itu meneliti, bahwa suatu bayi lebih bereaksi terhadap suara yang sering didengarnya ketika dia masih didalam janin. Suatu bayi lebih bereaksi dengan suara ibunya dan saudara – saudara ibunya dibandingkan suara lain. Lalu penelitian itu melanjutkan, jika suatu janin didengarkan musik tertentu maka ketika lahir dia lebih merespon terhadap musik itu dibandingkan yang lain. Ingat penelitian itu bukan melihat suatu yang ghaib, tapi melihat fenomena ketika sang janin sudah tidak ghaib lagi atau sudah menjadi bayi (sudah lahir janinnya).

Tapi menurut pandangan saya sebagai seorang muslim, bukankah lebih baik kita memperdengarkan murrotal (bacaan) al-Quran dibandingkan musik yang tidak bermanfaat sedikitpun, karena ini lebih bermanfaat, toh bukankah kita sering berdoa dan meminta agar anak kita menjadi anak yang sholeh.

(“Harap bedakan dengan mitos yang sering mengatakan, janin kalau di berikan salam, dia akan menjawab dalam perut, hanya kita tidak mendengar, gimana mau jawab salam, bicara aja belum bisa” )

Mungkin inilah hikmah dibalik ayat al-Quran selalu mendahulukan pendengaran dibandingkan penglihatan dan hati.

Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.” (QS. An-Nahl : 78)

Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur .” (QS. Al-Mu’munin: 78)

Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.” (QS. As-Sajdah : 9)

Coba bayangkan begini, seorang janin sudah bisa mendengar, lalu setelah lahir dia bisa melihat, baru kemudian dia punya mental sesuai perkembangan otaknya. Jadi benarlah firman Allah azza wa jalla, urutannya pendengaran, penglihatan dan hati.

Bahkan didalam al-Quran, pendengaran dijadikan tolok ukur seseorang sudah meninggal atau belum.

dan tidak (pula) sama orang-orang yang hidup dan orang-orang yang mati. Sesungguhnya Allah memberi pendengaran kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang didalam kubur dapat mendengar .” (QS. Faathir : 22)

Kembali ke USG lagi :), sekedar saran saya kalau mau USG, bilang aja sama dokternya, “Dok saya tidak mau dibilangin jenis kelaminnya, tapi hanya ingin tahu kondisi kehamilan”.

Lebih asyikkan dengan kejutan, dibandingkan nanti “mengecewakan”.

Setuju tidak ??

 
32 Komentar

Posted by pada Agustus 23, 2008 in tulas -tulis

 

Tag:

32 responses to “Janin diketahui jenis kelaminnya dengan USG ?

  1. Dita

    September 11, 2008 at 5:54 am

    bener juga seh,tapi gak ada salahnya juga pengen tau jenis kelamin sang jabang bayi.

     
  2. Penulis Bebas

    September 11, 2008 at 7:59 pm

    Yee mbak, justru disitu salahnya pengen tahu jenis kelamin sang jabang bayi.

    Dokter kan hanya mengakomadasi permintaan. Kalau tidak ada permintaan malah menolak, Dokter juga kan gak mau.

    Karena selama ini, USG malah jadi bisnis Dokter. Coba bayangkan, kakak saya aja mengajak isterinya sampai berkali – kali ke USG, bahkan katanya ke USG yang 3D pun dijalani hanya ingin yakin jenis kelamin janinnya itu, laki – laki atau perempuan.

    Wah bisa dibayangkan, berapa biaya yang harus dikeluarkan, kan bisa masuk kategori menghambur – hamburkan harta itu.

    “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya penghambur – hambur harta itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.” (QS. Al – Isra : 26 – 27)

     
  3. debby

    November 9, 2008 at 8:17 am

    kayaknya perlu juga dech tau gendernya.., jadi bida mempersiapkan nama yang baik.., nama itu kan doa. juga ga salah beliin perlengkapan babynya.. kalau udah beli baju cewek yg lahir cowok khan mubazir.. :)

     
  4. Penulis Bebas

    November 10, 2008 at 1:17 am

    Sebelum ada USG, orang – orang bisa memberi nama yang baik. Malah kadang lebih baik dari sekarang.

    Waktu isteri saya hamil, saya sudah mempersiapkan dua nama, buat laki – laki dan perempuan.

    Seingat saya, pakaian bayi baru lahir itu sama. Mulai beda itu ketika sudah 40 hari.

    ———————————————————–

    Maaf, nih tapi sekarang bayangkan. Seorang ibu dikabarkan akan punya anak laki – laki. Maka dia beli baju anak laki – laki, pada saat lahir. Usia 3 bulan, usia 6 bulan, dst.

    Ternyata lahir bayi perempuan, lalu kemanakan bajunya?? Apakah itu mubazir juga, mubazir itu kalau bajunya dibuang,kan kalau disedekahkan/dihadiahkan fakir miskin tidak akan mubazir.

    Jadi intinya, mengetahui jenis kelaminnya atau tidak yaa sama aja. Malah lebih tidak mubazir jika tdk tahu jenis kelaminnya, jadi belinya saat nanti setelah kelahiran saja.

    Betul tidak. :D

     
  5. Penulis Bebas

    Desember 27, 2008 at 2:22 pm

    Baca artikel seputar janin lainnya di http://kilasanku.wordpress.com/2008/09/22/kejahatan-aborsi/

     
  6. shanna

    Maret 5, 2009 at 1:06 pm

    Aku juga USG supaya bisa siap-siap. Dahulu saat kandunganku jalan beberapa bulan, sudah dikasih tahu dokter anaknya perempuan. Jadi aku dan suami bisa siapkan namanya, siapkan baju-bajunya, boneka yang cocok, sampai pernak-pernik.
    Alhamdulillah kelahirannya lancar, dan memang anakku perempuan. Menurut dokter yang menanganiku (beliau juga muslimah berjilbab), USG bukan tebak-tebakan. Itu sudah pasti karena alat kelaminnya sudah terbentuk, bukan prediksi atau kira-kira seperti ramalan cuaca.

    Untuk kita yg orang biasa, manfaatnya mungkin cuma itu aja tau jenis kelamin ( jadi bisa pilih nama, pilih baju, dll). Tapi di dunia kedokteran, USG itu dipakai lebih jauh lagi. Itu bisa digunakan untuk mendeteksi penyakit, kesalahan posisi janin, pengecekan pra-operasi, ataupun untuk yang lainnya juga. Alhamdulillah kita hidup di zaman modern, sehingga bisa mendapatkan banyak kemudahan dari teknologi masa kini.
    Bahkan aku sempat ditawarkan untuk memilih jenis kelamin anak, tapi aku tak mau. Masih seram kalau yang rekayasa, meski pun sudah dijamin aman.

     
  7. Penulis Bebas

    Maret 10, 2009 at 4:42 am

    Buat mbak shanna, benar bahwa USG banyak sekali manfaatnya. Saya tidak menyalahkan USGnya, tapi yang saya pertanyakan penggunannya buat mengetahui jenis kelamin bayi, disana masalahnya.

    Apa sih manfaatnya mengetahui jenis kelamin bayi. Berapa banyak uang dikeluarkan untuk USG demi memenuhi rasa penasaran bukan manfaat. Alangkah baiknya disedekahkan atau digunakan untuk hal yang berguna lainnya.

    Jadi, luruskan niat jika ingin mengUSG kehamilan, apakah karena masalah kesehatan atau penasaran.

    —————————

    Catatan : Apalagi kalau dokternya laki – laki. Auratnya diperlihatkan, padahal tidak ada sakit dalam dirinya, tidak dalam darurat yang menjadikan uzur.

    Maka, apakah para suami tidak cemburu.??

     
  8. Kenzi Zoya

    April 12, 2009 at 1:53 am

    Menurut q th jenis klamin jg g mslh.yg pntg bgaimana ht qt mnyikapi.klo krn tkt kebhgiaan b’krg toh sm j ktika by tu lahir t’nyata jns klamin-y g ssuai yg qt hrpkan,bs jd buat qt kcewa blakangn.itu jg serem.bs2 ank xg udh lahir g d urus.oia,u/ biaya USG,slama ni d RSIA q cm byr 70rb,tu udh bea knsultasi&USG.krn stp konsultasi pst d USG.D bidan jg skg da USG&msh t’golong murah ko

     
  9. dhini puspitasari

    April 22, 2009 at 5:32 am

    ternyata jika dipikirkan lebih lanjut, melihat jenis kelamin dengan USG termasuk ramalan ya………

    Terima kasih infonya……

     
  10. rita f tharik

    September 3, 2009 at 9:38 am

    makasih mas..tlh menyadarkanku..ak ibu dr 3 anak co, lg hamil ke4 sampe minggu ke 28 bayinya msh ngumpetin kelaminnya, akhirnya di minggu ke 32 baru dikeliatanin itupun dari samping..tp dokternya dng yakin bilang itu cewek..sking bahagia n penasaran png cepet 2 ke dokter lain u liat usg lagi malah png usg 4 dimensi skalian biar tmbh jelas..tapi stlh bc tulisan ini..jd urung lagi ngapain buang2 uang..toh kalo emang ce keluarnya juga ce…

     
  11. Penulis Bebas

    September 6, 2009 at 9:05 am

    alhamdulillah… jika tulisan ini bermanfaat

    lbih baik kita bergembira dengan kejutann.. kdng hakikat pengetahuan itu lbih berharga pada saat memang kita tidak tahu dari awalnya dibandingkan kita sudah tahu duluann.. dari hal yang meragukan..

    wallahu’alam

     
  12. hezty

    September 19, 2009 at 8:06 am

    Wah rasanya terlalu berlebihan kalo usg dibilang bisnis dokter&harus menghamburkan2 harta lalu jd sodara syetan, karna sy rasa biaya usg skrg relatif terjangkau & tidak sebanding dgn manfaat yg diperoleh sbg langkah dini untuk mendeteksi&mengantisipasi hal2 yg tdk diinginkan.Kalo masalah sedekah itu sudah beda konteks, karna usg itu jg kebutuhan, apalagi pada kehamilan pertama sy kehilangan calon bayi sy akibat kelainan pembentukan, makanya kehamilan kedua ini harus rutin kontrol,di usg utk memantau perkembangan janin. Apapun tujuan usg, perlu diralat kalo usg dikatakan menghambur2kan uang

     
  13. yunika

    Maret 31, 2010 at 3:00 am

    saya sekarang hamil 8 bulan anak ke dua (anak pertama perempuan, usia 3 tahun 3 bulan). di usia kehamilan 5 bulan, USG ke Dokter kandungan. Dokter bilang jenis kelaminnya cowok. eh…USG kedua kali untuk mengetahui keadaan bayi (sehat dan posisinya). alhamdulillah sehat. ditanyakan lagi mengenai jenis kelaminnya, eh…ternyata Dokter bilang kemungkinan perempuan. “membingungkan”. tapi….sekarang saya berprinsip, baik laki-laki maupun perempuan sama saja, yang penting bayi saya sehat.

     
  14. bunda kia

    April 12, 2010 at 10:07 am

    memang yang penting bayinya sehat tidak kurang suatu apapun, buat apa terlalu terobsesi oleh satu jenis kelamin tapi ternyata mengalami kelainan (abnormal), saya juga sedang hamil anak kedua, jika tuhan mengijinkan sih berharap dikaruniai anak laki2 karena yang pertama sudah perempuan, tapi akhirnya saya serahkan sama Allah saja, karena…yang penting sehat, sempurna dan dimudahkan dalam proses persalinan dan dalam membesarkannya…amiiin.

     
  15. Syukron Hadi

    Mei 17, 2010 at 6:06 am

    Alhamdulillah segala puji bagi Allah Azzza Wajalla istri saya saat ini sedang hamil anak kedua anak pertama umur 2,5 tahun cewek. kemartin di USG untuk ngeliat kondidi bayi alhamdulillah sehat, sempet nanya jenis kelaminnya kata dikter 75 % cewek lagi tak bisa dipungkiri hati ini kecewa tapi semua itu adalah karunia tuhan saya tetap berdoa ke pada Allah duberuikan yang terbaik baik menurut kita belum tentu menurut Allah kemudian sambil bercanda kepada istri ” kan masih ada kemungkinan 25% cowok” ( yang mutlak adalah kehendak Allah dia yang menciptakan laki atau perempuan)

     
  16. ken andien jati prameswari

    November 25, 2010 at 4:49 am

    Surprise ttg kehamilan adalah hal yg menyenangkan. USG berfungsi sebagai tameng qt untuk mngetahui kondisi kesehatan janin,gerak janin n ga menutup kemungkinan juga untuk mengetahui jenis kelamin bayi. Dengan atau tanpa USG, jenis kelamin bayi tetap menjadi surprise untuk pasutri. Ga ada kata kecewa dengan hasil USG kalau qt selalu bersyukur dg pemberian Allah.,,, allah kan selalu memberi yang terbaik kepada umat tanpa umatnya harus memnita. Memang kandungan/rahim adalah keghaiban allah SWT, tapi Islam juga mengajarkan qt agar senantiasa menimba ilmu n tetap maju sesuai perkembangan jaman dan teknologi. Cobalah melihat sesuatu dari sisi positiv aja, apabila ada yg kecewa/sampai menggugurkan kandungan hanya karena hasil USG saya rasa itu hal terkonyol dan sifat tidak dewasa yang di lakukan oleh seorang IBU. Intinya qt ga bs menyalahkan alat USG, tp semua tergantung insan masing2… Harusnya menjadi tugas penting bagi seorang IBU untuk memberikan kesempatan/Hak Hidup pada setian janin yang di kandungnya. Kehamilan adalah anugrah allah yang harus qt syukuri

     
  17. Winnona

    Januari 25, 2011 at 7:21 am

    Yup bener ken andien..tiap insan berbeda..pasti juga berbeda pemikirannya..lagipula dengan men-usg apakah berdosa jika hanya sekedar ingin mengetahui saja? laki2 atau perempuan yg terpenting disyukuri..

    tidak usah mempermasalahkan, jika memang punya pemikiran usg gak ada manfaatnya. Mgkin itu berlaku bagi sebagian orang saja..mungkin bagi orang lain itu justru merupakan kebahagiaan tersendiri, apalagi saat dokter menyampaikan jenis kelamin sang janin. Intinya laki2/perempuan ya sama saja..

    ya kalau seseorang menganggap usg untuk mngthui jenis kelamin gak manfaat dan bikin kecewa, menurut saya justru karena orang tersebut memiliki sifat yg seperti itu..takut kecewa..makanya gak mau pakai usg..kalau saya sih, setelah dokter bilang cewek ya dijadikan bahan untuk mempermantab saja, semisal yg keluar laki2 nantinya ya gak masalah..gak usah kolot2 amat sih.. ^^

     
  18. wira

    Maret 6, 2011 at 2:57 am

    menurut saya usg itu banyak manfaatnya,kita bisa mengetahui perkembangan janin dari bulan ke bulan,baik itu posisinya, organ tubuhnya,dan juga mengetahui seandainya ada masalah pada janin itu akan segera di ketahui sehingga dokter bisa melakukan langkah2 awal untuk mengatasi masalah itu,jadi usg bukan hanya untuk mengetahui jenis kelamin bayi saja.sekarang istri saya lagi mengandung 6 bulan,dan dokter juga dah menginformasikan kepada kami kalau bayi yg ada di kandungan isrti saya itu cew,dan itu pun atas permintaan saya, dan itu pun hanya sebatas pegangan awal saja,baik laki ato perempuan ga jadi masalah bagi saya.yg penting kita bisa kontrol kesehatan janin melalui USG,jadi diambil manfaat nya aja.jangan di bikin ribet……..

     
  19. Echa cheng

    Agustus 10, 2011 at 5:05 am

    Alhamdulillah. . Skrg aq lg hamil 26minggu dri awl aq udh pke acara USG krn khmilan q slalu brmslah kguguran 2x. . Bhkan aq smpai pake 2 dok Spog smpai skrg. . Slain tau jnis kelamin aq bsa tau “s’aktif apa janin q”… Mslh uang klo bwt kshatan ibu & baby. . Kya’na ga da yg mubajir mnurut q. . .

     
  20. perempuan

    September 29, 2011 at 7:25 am

    saya kok memandang tdk ada unsur ramalan.. ini kan cuman alat scan saja, sama spt foto rontgen ato x-ray. soal pas lhir hasil prediksi kelamin tdk sama ya wallohualam.. ^^

     
  21. Penulis Bebas

    Oktober 28, 2011 at 4:56 pm

     
  22. aliffa dita

    November 30, 2011 at 12:07 pm

    Suhanallah.. Sy ibu dr seorang anak laki2 & sekarang mengandung anank ke-2 dgn usia kehamilan 14 minggu.. Menurut pandangan sy, smua pandangan ttg usg kembali kepd pribadi masing2.. Bagi yg meyakini ini hny menghambur2kan uang, silahkan tdk melakukan usg pada istri ataupun dirinya, sedangakan u/ yg meyakini usg lebih banyak manfaatnya silahkan menggunanakan usg. Jujur sy sendiri berada pd pihak yg pro dgn usg, sy mengganggap usg lebih bnyk manfaatnya drpd hal negatifnya, setiap bulan sy melakukan usg u/ memantau perkembangan janin, mulai dr perkembangan fisiknya sesuai dgn usia kehamilan atau tidak, bagaimn detak jantung, posisi plasenta, jmlh air ketuban dll.. Sy rasa spt itu manfaat usg, dan sptnya tdk mungkin ada dokter kandungan yg mau melakukan usg hny u/ memeriksa jenis kelaminya sj.. Semoga kt bs menjadikan perbedaan prinsip itu indah & tdk menyebabkan perpecahan ya..

     
  23. ryu hanny dhea

    Februari 20, 2012 at 3:15 pm

    saya di pihak pro, karna terlalu berlebihan jika usg dikatakan menghambur”kan uang. usg bertujuan mendeteksi kondisi ibu dan si jabang bayi, sangat banyak manfaat ..

     
  24. nurul

    Maret 7, 2012 at 7:58 am

    iya benar jg.bru kmariku usg.udh 5 bln.tp blm ktahuan jenis kelaminx.mwx sih cwo.amin.krn ank prtma cwe.

     
  25. hery

    Maret 7, 2012 at 11:47 am

    SAYA PRO JUGA SEMUA TERGANTUNG NIAT JANGAN MELIHAT SESUATU DARI SISI NEGATIFNYA AJA.YANG PENTING APAPUN KELAMINNYA (CE/CO) KITA TRIMA DG IKHLAS.SEMUA ITU ANUGERAH YG WAJIB KITA JAGA

     
  26. onah

    Juni 13, 2012 at 1:38 pm

    coba suruh baca hasil usg sama dokter bidangnya radiology, dokter lain ada ilmunya tapi sedikit mereka hanya mendapatkan dari koas 3 bulan sehingga ngak cukup ilmu, apoalagy pada dokter yang ambil spesialis tapi di rumah sakit tersebut tak ada dibuka spesialis radiology, mereka dapat ilmu dari mana? akibatnya 70% hasil bacan USG dari spesialis lain salah aplagi dokter umum tinggat belajar radiology kurang , berobat ngak sembuh, saya punya pengalaman ke penyakit dalam berobat satu tahun mereka mendiagnosi penyakit saya lewat USG hasil baca dr penyakit dalam saya maag, dikasih obat sebuh habis obat sakit lagi setahun tersiksa, akhirnya saya langsung ke radiology hasil bacaan dr tersebut saya ada batu ginjal efeknya kembung juga tapi bukan maag, saya berobat ke malaysia ternyata saya ada batu ginjal dan dioperasi, sekarang baru saya sehat, makanya saya anjurkan semua hasil usg baik orang hamil maupun orang sakit suruh baca hasil usg sama dr radiology karena itu ilmu mereka, semogga tak terjadi kesalahan lagi karena dokter sekarang udah banyak mabil spesialis alin akibatnya mencaplok ilnu orang, ok, semoga bermanffaat.

     
  27. Ellanurleila

    September 16, 2012 at 10:23 pm

    Iya,mudh2an anakku in benar n betul cwek d usg,tp z kmblikn smua sm tuhan baik lki2 atw prmpuan yg pntng slmt lncar mlhrknx.amin

     
  28. yudi

    Januari 10, 2013 at 4:30 pm

    hmdllah udah dapat pencerahan tentang usg

     
  29. Hanna

    Mei 10, 2013 at 12:56 pm

    Saya di USG katanya perempuan, tp jujur gak percaya juga sama USG. jadi beli baju walau dah dibilang perempuan saya belinya yg universal aja, jaga2 kalau ternyata pas lahir laki2. banyak kasus sih USG kadang salah, kalau saya sih wallahualam soal jenis kelamin jabang bayi, yang penting selama dalam kandungan si dede sehat dan ketika melahirkan lancar. Amin.

     
  30. love938

    Oktober 17, 2013 at 3:57 pm

    Kalo belum 3 bulan di USG ketauan gk yaa jenis kelamin bayinya???

     
  31. Menjadi Saksi Pengorbanan

    Oktober 23, 2013 at 5:22 pm

    masyaallah laa quwwata illa billah…. sgt setuju dg artikel ini

     
  32. arman

    November 28, 2013 at 1:33 pm

    Kembali ke USG lagi :) , sekedar saran saya kalau mau USG, bilang aja sama dokternya, “Dok saya tidak mau dibilangin jenis kelaminnya, tapi hanya ingin tahu kondisi kehamilan”.
    trus apa bedanya????

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s